Tampilkan postingan dengan label Food. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Food. Tampilkan semua postingan
Tips Agar Telur Asin Masir, Enak dan Gurih

Tips Agar Telur Asin Masir, Enak dan Gurih

Tips Agar Telur Asin Masir, Enak dan Gurih


SUDUT WANITA | Bangsa Indonesia telah lama dikenal sebagai bangsa yang sangat kreatif mengolah makanan. Gak cuma membuatnya menjadi lezat, tetapi bangsa Indonesia zaman dulu juga memikirkan bagaimana agar makanan tetap awet jika disimpan berhari-hari.

Salah satu makanan yang diawetkan dan populer di kalangan masyarakat Indonesia adalah telur asin. Telur asin mengandung unsur gizi lengkap dengan kandungan mineral dan kalsium yang meningkat 2,5 kali setelah pengasinan.

Telur asin yang nikmat adalah yang masir dengan warna oranye cerah, kuning hingga kemerahan. Rasa asinnya tidak menyengat dengan minyak kuning telur yang melimpah ditambah dengan putih telur yang gurih.

Ada tiga cara membuat telur asin yang enak, yaitu melalui metode perendaman air garam, adonan garam dan batu bata plus abu gosok.

Perendaman air garam

Siapkan air dan masukkan garam secukupnya. Aduk sampai garam laut dan masukkan telur yang telah dibersihkan. Rendam selama kurang lebih 10 hari.

Perendaman adonan garam

Campur garam dan sedikit air hingga berbentuk pasta. Balurkan pada telur hingga tertutupi dengan adonan garam. Simpan selama 4-5 hari, siap dikonsumsi.

Perendaman batu bata dan abu gosok

Campurkan abu gosok dan batu bata yang sudah digiling halus dengan garam. Campuran perbandingannya 2:2:3. Tambahkan sedikit air hingga berbentuk pasta. Balurkan pada telur bebek hingga terbungkus rapi dengan ketebalan 1 cm. Simpan selama 7 hingga 15 hari.

Nah, dengan ketiga cara ini kamu bisa membuat sendiri telur asin di rumah dengan kebersihan dan kualitas yang terjamin. Selamat mencoba.
Read More
Tips Sehat Setelah Makan Daging

Tips Sehat Setelah Makan Daging

Tips Sehat Setelah Makan Daging

SUDUT WANITA | Mau tidak mau, ketika Idhul Adha pasti kita akan makan daging. Karena shahibul qurban memang disarankan memakan daging yang diqurbankan. Berikut beberapa tips kesehatan agar ketika memakan daging atau “pesta daging” tidak menimbulkan permasalahan kesehatan.


  • Bagi yang mempunyai riwayat hipertensi atau penyakit pencernaan, sebaiknya makan secukupnya dan tidak larut dalam “pesta daging”
  • Kemudian memilih beberapa makanan yang olahannya baik, misalnya sudah banyak makan sate, jangan tambah lagi makan gulai. Cari yang bahan tambahannnya tidak menimbulkan masalah kesehatan seperti minyak, santan, rempah-rempah. Lebih baik adalah daging dengan olahan dalam bentuk sop.
  • Hindari yang berlemak, misalnya sate dengan lemak dan sop atau gulai yang ada lemaknya. Begitu juga dengan manisan dan minuman yang manis-manis
  • Konsumsi juga buah dan sayuran. Misalnya mentimun, tomat dan wortel. Buah-buahan bisa mengimbangi jumlah kalori yang berlebihan.
  • Jangan lupa berolahraga, dengan olahraga maka aliran darah menjadi lancar dan tentunya bisa membuang kelebihan kalori yang ditimbulkan ketika memakan daging kambing olahan.
  • Bagi yang menderita hipertensi yang cukup parah, sebaiknya hanya mencicipi saja atau jika ada daging yang lain misalnya ikan atau ayam, hendaknya dialihkan pada daging jenis ini. Dan yang paling penting adalah mengingat bahwa hipertensi adalah penyakit pola hidup, dan terapinya secara kedokteran tidak hanya obat saja tetapi juga memperbaiki pola hidup.
  • Hendaknya kita jangan makan berlebihan dan menjaga apa yang kita makan. Sebagaimana yang diingatkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau bersabda:


ما ملأ آدميٌّ وعاءً شرًّا من بطن، بحسب ابن آدم أكلات يُقمن صلبَه، فإن كان لا محالة، فثُلثٌ لطعامه، وثلثٌ لشرابه، وثلثٌ لنفَسِه

Tidaklah anak Adam memenuhi wadah yang lebih buruk dari perut. Cukuplah bagi anak Adam memakan beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Namun jika ia harus (melebihinya), hendaknya sepertiga perutnya (diisi) untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk bernafas” (HR At-Tirmidzi , di-shahih-kan oleh Al-Albani dalam As-Silsilah Ash-Shahihah 2265)

Demikian semoga bermanfaat.
Read More